Popular posts

nsikome On 27 Oktober 2011

Inspired from a true story (hehehehehehehe)....Prolognya : mereka akhirnya jadian (hmmmm) dan sudah mau menikah (HAH???!!)..Emang gue pikirin? Yg nulis kan gue , hehehehehehe (nyengir lagi)
Photo: www.lovealwayssunny.com

YANG TAK TERGAPAI


“Jil, kamu lagi kenapa, sih? Kok bengong begitu?!“ Alfred menepuk pundak sahabatnya. Pelajaran teknik gambar sudah di mulai sejak hampir setengah jam yang lalu, namun cowok imut itu masih saja terpaku di depan Laptop-nya, tanpa melakukan kegiatan apa-apa.
“ Ah, tidak ada apa-apa,“ jawab Jillian pendek, namun dia sempat menyisakan senyum agak-agak misteri, membuat Alfred jadi lebih penasaran.
“Lagi jatuh cinta, ya “ todong Alfred. Jillian hanya mengangkat bahu-nya.
“ Siapa sih dia?“ rasa penasaran Alfred yang memang agak-agak di luar batas membuatnya terus mencecar Jillian.
“Kamu nggak kenal dia, Al,“ jawab Jillian pendek, dan langsung mengemasi peralatan menggambar-nya. Bel tanda pulang sudah berdentang.

Jillian tengah melaksanakan tugas rutin sorenya, menyiram bunga-bunga milik Mama-nya di halaman depan, saat sesosok tubuh lewat di depan rumahnya. Hati cowok itu tiba-tiba berdebar keras.
“Hai Jill, bunga-bunga Mama-mu bagus-bagus, ya ?!“ sosok itu menyapa. Jillian tak mampu mengangkat wajahnya, lututnya-pun gemetaran.
“I...iyy..ya...“ cowok berwajah bayi itu mencoba untuk berbicara, namun yang keluar dari kerongkongannya malah mirip desahan. Dalam hati dia memaki dirinya sendiri, namun Jillian tak bisa berbuat apa-apa, pesona sesosok tubuh itu terlalu kuat untuk di tepis.
“Pulang dulu ya, Jill?!!“ dia melambaikan tangannya. Jillian hanya mengangguk pelan, tentu saja masih dengan kepala yang tertunduk.
Sepanjang malam itu Jillian terbaring nyalang. Segala macam perasaan campur-aduk di dalam hati-nya. Dia terus memikirkan sesosok tubuh itu. Mempesona, terlalu mempesona bahkan.
Dan ketika akhirnya dia jatuh tertidur, Jillian memimpikan sosok itu, yang datang mencium pipi-nya. Sialan !!

“Al, aku nggak bisa terus-terusan begini!“ Jillian akhirnya tak bisa menahan semua persoalan  itu sendiri dalam hatinya.
“Terus-terusan gimana?“ tanya Alfred heran. Dia sama sekali tak mengerti kemana arah pembicaraan Jillian.
“Aku lagi fall in love, berat!!“ suara Jillian lebih mirip pengeluhan, wajahnya berubah muram.
Fall in love aja, kayak orang lagi kehilangan duit sekarung. Resah amat?!“ ledek Alfred.
“Masalahnya nggak segampang itu, Al,“ mata cowok itu menerawang jauh. Alfred memandangi sahabatnya prihatin, namun agak jengkel. Gara-gara lagi fall in love, belajar udah nggak beres, utang bakso-nya ke Alfred jadi tertunda-tunda.
“Kenapa.....beda agama? dia jauh? dia nggak suka kamu?!!“ Alfred bertanya seperti kesurupan.
“Itulah yang aku nggak tahu, suka aku sebenernya apa enggak...“ keluh Jillian
“Yeee....kamu ini jatuh cinta-nya sama Britney Spears, ya?!! “
“Britney sih kalah menarik sama dia....“ puji Jillian tanpa memperdulikan ledekan sahabatnya itu.
“Jill....Jill..kamu ini yang bener aja, siapa sih gadis itu ?!“ Alfred merasa sangat heran. Jillian yang populer, di sukai banyak cewek di sekolah, kini bertekuk lutut pada seorang gadis misteri? apa sih kelebihan gadis itu yang bikin Jillian tergila-gila padanya?! seribu pertanyaan bergelayutan di otak Alfred (Bergelayutan..monyet kaleeee,hehe)
“Dia itu Al, nggak ada dua-nya. Cukup cantik, smart, pokoknya...“ mata Jillian kembali berbinar-binar, namun langsung redup melihat tampang sahabatnya yang udah di tekuk kayak lutut itu.
“Jill, aku nggak tanya sempurna apa enggak-nya gadis itu, aku tanya siapa dia dan apa aku kenal dia??!!!“ Alfred jadi sewot melihat tingkah Jillian yang udah kayak orang bego lagi bingung.
“Sudah ah!! tanya melulu....biar di paksa-pun aku tidak bakal kasih tahu siapa dia sama kamu!! “ balas Jillian ikutan sewot. Dia lalu meraih tas gantung-nya, dan melangkah pergi, meninggalkan Alfred yang malah jadi lebih bingung melihat reaksi Jillian.

Sepeninggal sahabatnya, Alfred mulai memutar otaknya, mencoba menerka-nerka siapa gadis yang menyebabkan Jillian jadi seperti kehilangan pegangan hidup seperti itu.
Si Eni memang cantik, tapi Jillian tidak suka dia, sebab katanya Eni itu manja-nya nggak ketulungan. Si Reyna, bisa jadi. Tapi dia kan baru pacaran sama si Gatot ?. Si Angel, pasti enggak, selain dia terlalu cantik seperti kata Jillian (maklum setengah bule), dia juga matre amat, dan nggak suka sama cowok yang kere kayak Jillian, maupun Alfred sendiri (ngaku kere, nih yee!!)
Alfred mengacak rambut-nya sendiri, dia jadi pusing mikirin semua itu. Mendingan pulang ah !!
Sebulan sudah berlalu, Jillian-pun kelihatannya udah mulai normal dan waras lagi.
“ Hai Jil, gimana nih kabarnya ??!! “ Alfred lebih dulu menyapa sahabatnya. Sudah sebulan ini mereka berdua marahan.
“ Baik aja, kamu ?! “ Jillian merasa agak surprise. Soalnya si Alfred kan anak-nya gengsian banget. Dari dulu, mana mau dia menyapa Jillian duluan kalau mereka lagi marahan. Selalu Jillian yang bikin langkah pertama dalam rangka mau berbaikan dengan Alfred.
Sama-lah. Gimana, sudah lewat acara fall in love-nya?“ Alfred bertanya setengah bercanda.
“ Sudah apaan? aku masih jatuh cinta sekalian patah hati, “ tukas Jillian datar tanpa emosi
Alfred menatapi wajah imut sahabatnya, ada kesungguhan di sana. Kayaknya si Jillian bener-bener lagi menderita, deh !!
“ Aduh Jill...kenapa lagi, sih ?? “
“ Al, dia itu ibarat-nya bintang di atas langit, berkilauan dan memikat hati, namun tak tersentuh oleh tangan kita... “ ucap Jillian mulai berpuisi.
“ Pasti Shakira !! “ tebak Alfred asal, soalnya Jill kan fans berat sama penyanyi itu.
“ Mungkin.......udah ah !! aku ke perpustakaan dulu Al, nanti kita pulang barengan, ya? “ Jillian menyudahi percakapan mereka. Dia lalu berjalan menjauh dari Alfred, dengan hati yang mulai resah.

Kalau saja kamu tau, kalo dia itu adalah Kak Nada, kakak kamu itu, pasti kamu akan menelanku hidup-hidup, Al, Jillian berkata dalam hatinya.

Ah...Kak Nada...kenapa hati Jillian bergetar setiap kali mengingat-nya? kenapa Jillian tidak bisa tidur gara-gara mikirin dia?.
Jillian mulai merasa berdosa. Kak Nada kan udah menikah dan punya anak, tapi Kak Nada masih cantik, dan Jillian jatuh cinta sama dia, ALAMAAAAAAAKKKK.......!!!!!!!!

(Manado 2003, to a special one ; ST)





Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

__________________________________

Hit Counter

Histats

Guestbook

Pages

Like This Theme

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers